Menkominfo bertemu Panglima TNI Bahas Peningkatan Kerjasama Pertahanan Digital Indonesia
Menteri komunikasi dan Informatika kembali melanjutkan pembahasan kerjasama yang telah terjalin antara Kominfo dan TNI pada tahun 2018. Menkominfo Johnny G. Plate bertemu dengan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di Markas Besar TNI Cilangkap, Rabu (05/05/2021).
Nota kesepahaman sinergi antara TNI dan Kominfo pada tahun 2018 silam mencakup beberap poin penting menyangkut pemanfaatan sarana dan prasarana, diseminasi Informasi, pertukaran data dan pemberdayaan masyarakat serta TNI. “Kolaborasi antara Kementerian Kominfo dan TNI perlu semakin diperkuat, terutama untuk menjamin pemanfaatan ruang digital agar berkontribusi positif bagi keamanan dan pertahanan digital Indonesia,” ungkap Menkominfo.
Peningkatan Transformasi Sektor Digital
Akselerasi Transformasi Digital Indonesia selama ini telah menjadi prioritas pemerintah. Karena itu pada pertemuan ini Menteri Kominfo dan Panglima TNI kembali membahas penguatan ketahanan sektor digital Indonesia.
“Transformasi digital semakin mendorong kita untuk memperluas strategi pertahanan negara agar tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan tradisional saja, namun juga mencakup aspek lainnya termasuk pertahanan digital dan pertahanan siber,” ujar Menteri Kominfo Johnny G. Plate.
Kementerian Kominfo dan TNI akan terus mendorong kolaborasi lebih lanjut dalam hal penyiapan dan fasilitasi kebutuhan berbagai teknologi militer untuk kepentingan pertahanan serta keamanan, seperti pemanfaatan spektrum frekuensi untuk pertahanan negara.
![]() |
Di samping itu, kolaborasi dalam membangun dan menjaga upaya pemerataan infrastruktur telekomunikasi dan informatika di seluruh pelosok Nusantara juga menjadi fokus utama antara Menteri Kominfo dengan Panglima TNI.
“Salah satu tugas utama Kementerian Kominfo adalah untuk menyediakan infrastruktur telekomunikasi dan informatika yang merata di seluruh penjuru Tanah Air agar dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Hal ini membutuhkan kolaborasi yang kuat lintas sektor. Kami berharap TNI dapat turut berkolaborasi dan memberikan dukungan yang dapat menjadi modal kuat dalam keberlangsungan juga keamanan pembangunan infrastruktur TIK untuk kepentingan rakyat Indonesia,” ujar Menteri Johnny.
Sepanjang tahun 2021 hingga 2022, Kementerian Kominfo melalui Badan Layanan Umum (BLU) BAKTI akan membangun Base Transceiver Stations (BTS) 4G di 7.904 desa/kelurahan pada wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), yang tersebar di Kepualuan Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan juga Papua. Selain untuk, Kementerian Kominfo juga akan mempersiapkan infrastruktur jaringan tambahan untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang ke-20 pada Oktober 2021 mendatang di Provinsi Papua dan Papua Barat.
“Pembangunan infrastruktur TIK yang berkualitas dan merata merupakan modal utama bagi bangsa Indonesia agar semakin terkoneksi, semakin digital, dan semakin maju,” tegas Menteri Kominfo.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam susana penuh keakraban dan silaturahmi serta diakhiri dengan kesepakatan untuk memperkuat fondasi hubungan kerja sama dan koordinasi antar Kementerian Kominfo dan TNI.

