Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Faktor Penentu Keberhasilan Branding

Mudah bagi pebisnis untuk masuk ke bisnis apapun terutama bisnis ritel yang barrier to entry-nya sangat rendah Tetapi seperti bisnis-bisnis lain, sesuatu bisnis yang baik akan segera mendapat teman di bidang yang anna alias pesaing Kita juga sering melihat bahwa di suatu lokasi terdapat beberapa toko bermain di bidang yang sama maka akan terlihat satu toko merebut lebih banyak pelanggan dibanding toko lainnya.

“Barangkali memang sudah rezekinya”: itulah kalimat penghibur diri bagi yang kurang pandai beming Namun benarkah itu? Apakah itu hanya kalimat ngeles untuk menutupi kurangnya upaya introspeksi dan membenahi diri

Selalu mengundang pertanyaan apa sesungguhnya yang membuat konsumen lebih memilih toko yang satu dibanding toko yang lain? Dalam bisnis apapun patutlah kita bertanya kepada diri sendiri Menantang diri sendiri Meminta masukan dari beberapa pihak luar. pelanggan, teman, bahkan dari kompetitor.

Betul, jika Anda ingin masukan yang paling jujur tentang bagaimana bisnis Anda, tanyalah kepada kompetitor, karena merekalah pihak yang paling mengawasi Anda, lebih tajam bahkan lebih objektif.



Pelayanan yang maksimal
@rothrockcoffee



Diferensiasi  


Dalam dunia marketing dikenal istilah diferensiasi yaitu faktor yang membedakan kita dengan orang lain. Contoh paling mudah untuk mengenali perbedaan adalah dengan menyebut sebuah merek (brand). Ketika brand tersebut disebutkan, apakah yang pertama kali terlintas di kepala kita. Apanya yang paling menonjol di benak konsumen.

Yang paling menonjol itu bisa berarti dua, menonjol baiknya atau sebaliknya. Berbahagialah bila yang ada dalam benak konsumen atau masyarakat adalah hal baik Itulah yang membuat bisnis kita dikenali dengan segera, karena kita berbeda.

Bisnis yang tidak memiliki perbedaan akan menjadi just another business atau hanya sebuah bisnis lain, yang tidak ada bedanya. Sekedar hadir, tapi tidak dikenali, tidak menoan Mengapa harus berbeda? Kalau semua sama maka konsumen bisa ke manapun  yang mereka mau Itu artinya Anda harus rela jika pangsa pasar tersebar secara merata.

Setiap kali pasaing muncul maka terbagilah pasar yang ada. Jika dulu ada 4 toko dikategori yang sama, maka pasar yang ada dibagi 4. jika tambah 1 toko lagi maka pasar pun dibagi 5. Apakah itu yang Anda inginkan? Jika tidak maka tampil beda itulah yang membuat sebuah bisnis lebih dipilih karena ada yang tidak disediakan toko lain tetapi Anda menyediakannya.


Faktor Pembeda


Lalu bagaimanakah membuat bisnis kita bisa tampil beda? Faktor-laktor apa yang bisa dimainkan? Mari kita kembali kepada tujuan untuk tampil beda tadi? Apa tujuannya? Sangat sederhana, tampil beda bukan sekedar berbeda. Tujuan tampil beda adalah untuk merebut lebih banyak pangsa pasar. Sehingga lebih banyak sales bisa dicapai Kalau begitu maka laktor-pembeda yang dipilih haruslah berangkat dari laktor-faktor penentu penjualan.

Price

Price atau harga adalah faktor penentu penjualan yang paling sering dimainkan. Peritel berlomba-lomba menawarkan harga murah Mengklaim dirinya memberikan harga paling murah Tidak cukup dengan klaim, peritel merasa perlu membombardir pasar dan calon konsumen dengan iklan besar-besaran setiap minggu di koran Nah, pertanyaannya, jika semua melakukan, di mana bedanya? Ketika semua melakukan maka akan sama lagi Tentu masih ada juga yang tidak melakukan, maka terhadap kelompok yang tidak melakukan inilah konsumen melihat perbedaan dalam hal harga.

Assortment

Assortment adalah variasi barang yang memberikan pilihan kepada konsumen. Jika barang yang kita jual sama persis dengan yang dijual toko lain maka dianggap toko kita sama saja dengan toko lain dalam hal assortment.

Membedakan assortment kita terhadap toko lain akan memberikan perbedaan yang bisa membuat kita dipilih Mengapa? Karena konsumen yang membutuhkannya harus ke toko kita jika ingin mendapatkan barang yang diinginkannya. Menyadari hal itu maka bukan sekedar berbeda yang penting melainkan perbedaan yang disukai.

Assortment tidak selalu berarti berbeda jenis (variasi) barang. Perbedaan assortment bisa dalam hal kualitas dari barang. Sama-sama menjual apel. Yang satu menjual apel import Amerika kelas dua sedangkan yang kita jual adalah apel import Amerika kualitas premlum. Konsumen yang ingin mendapatkan apel Amerika kualitas premium harus ke toko kita.


Availability

Availability adalah ketersediaan barang yang ada di toko kita. Ada toko yang tidak mampu menjaga ketersediaan barangnya sehingga jadilah toko tersebut dikenal sebagai toko yang mangesalkan karena lebih sering kosongnya dan' pada barang tersedia.

Memang toko tersebut tampil beda tapi dalam hal yang buruk Kemampuan menjaga ketersediaan menjadikan kita dikenal sebagai toko yang bisa diandalkan sehingga jika ingin “pasti ada” haru ke toko kita. Jadilah kita berbeda dalam pengertian positif, toko yang paling bisa diandalkan.

Service

Service adalah pelayanan kepada pelanggan. Pelayanan dalam arti seluas-luasnya melampaui sekedar ramah kepada pelanggan. Dari antara faktor-faktor yang lain, service kerap kali menjadi faktor penentu penjualan yang terlewatkan kalau tidak ingin mengatakan sebagai faktor yang paling sering tidak diperhatikan.

Menciptakan lingkungan belanja yang nyaman juga bagian dari pelayanan. Hal itu bisa berarti lingkungan yang bersih, terang, tidak berisik, tidak panas juga tidak kedinginan.

Sebagai contoh, saya pernah datang ke suatu tempat belanja yang suhu udaranya amat sangat dingin Dingin ekstrem Saya duga mencapai 12 derajat celcius. Ditambah jumlah chiller dan freezer yang cukup banyak makin dinginlah toko tersebut. Saya melihat beberapa staf mereka mengguna kan baju dingin di dalam toko. Sama seperti suhu yang terlampau panas, ruang yang terlampau dingin memengaruhi  pilihan preferensi konsumen.

Menyediakan tempat belanja yang aman juga bagian dari pelayanan Memastikan tempat parkir yang memadai dan aman dari panas dan hujan Banyak tempat belanja memiliki parkir yang luas tetapi tidak memmgkinkan pelanggan belanja ketika hari hujan. Itu contoh dari pelayanan yang tidak optimal sekaligus menyia-nyiakan aset pewsahaan yang sudah ada.

Masih ada banyak hal lain yang terkait dengan pelayanan Jika kita memerhatikan detilnya maka ada banyak hal yang terkait dengan pelayanan yang belum kita sediakan Kesediaan kita uniuk memerhatikan detil dalam setiap aspek pelayanan inilah yang menjadikan toko Anda dikenal sebagai toko yang memberikan pelayanan terbaik


Menjadi yang Ter...


Dengan memerhatikan faktor-faktor penentu penjualan di atas maka sebagai kasimpulan, Anda harus membuat “ter” dari yang Anda ingin jadikan sebagai pembeda Anda di antara pesaing.

Contoh, apakah Anda ingin menjadi yang termurah dalam hal harga. Anda juga bisa memilih sebagai yang menyediakan “terbanyak” dalam hal pilihan produk di kategori tertentu. Jika Anda sanggup menyediakan hampir semua yang dibutuhkan pelanggan maka Anda bisa menjadi yang terlengkap di hadapan pelanggan Atau menjadi yang “terbaik dalam pelayanan.

Apapun pilihan Anda, jadilah yang “ter” atau yang “paling” pada pilihan tersebut Karena dengan demikianlah toko Anda akan tampil beda dengan demikian akan menjadi sesuatu alasan kuat bagi konsumen ke toko Anda dan bukan ke toko lain.


Retail.