Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Segmentation, Targeting and Positioning; Sebuah Pengantar

Segmentation, Targeting and Positioning
Credit Image @imbue_marketing_

Banyak diantara teman-teman khususnya yang mengambil jurusan Managemen yang selalu menggunakan pendekatan analisis SWOT/TOWs dalam menyusun skirpsi. Pendekatan SWOT memang merupakan salah satu pendekatan yang sangat populer dan paling sering digunakan dalam menganalisis sebuah masalah.

Pendekatan Segmentation, Targeting and Positioning atau lebih dikenal dengan pendekatan STP merupakan salah satu pendekatan strategis yang saat ini sedang marak digunakan dalam dunia modern memecahkan persoalan pemasaran. Walaupun demikian pendekatan STP (Segmentation, Targeting and Positioning) masih merupakan pendekatan nomor dua dibandingkan dengan pendekatan SWOT. Hal ini terjadi karena metode pendekatan STP dan SWOT lah yang dapat dikatakan mampu menjawab pertanyaan mengenai pendekatan umum yang paling mudah diterapkan dalam metode pemasaran modern.







Terori-Teori Segmentasi Pasar (Market Segmentasi)


Dalam mengembakan program pemasaran dibutuhan yang disebut dengan segmentasi. Hal ini akan sangat berguna dalam mencapai tujuan pemasaran sehingga lebih efektif dan efisien.

Segmentasi Pasar Menurut Kotler (1994) merupakan Sebuah proses untuk membagi pasar menjadi beberapa kelompok konsumen yang lebih homogen. Hal ini bertujuan dimana masing-masing kelompok dapat dipilih sebagai target marketing untuk dicapai perusahaan melalui Mix-market pemasarannya.

Segmentasi pasar Menurut Lupiyoai (2001) adalah membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang dibedakan menuruk kebutuhan, karakteristik atau tingkah laku yang mungkin membutuhkan produk yang berbeda.

Segmentasi pasar menurut Kasali (1998) adalah Proses yang mengotak-ngotakan pasar yang heterogen ke dalam beberapa kelompok "Potential Customer" yang memiliki Kesamaan kebutuhan atau kesamaan karakter yang memiliki baik respon dan pola dalam membelanjakan uangnya.



Kelebihan pendekatan Segmentation, Targetin and Positioning


Perkembangan teknologi informasi dan komunikasilah yang membuat perubahan yang nyata dalam berbagai bentuk pendekatan dalam pemasaran. Hal ini terjadi karena jika sebelumnya pendekatan pemasaran lebih mengutamakan produk dibandingkan dengan customer (pelanggan). Sebagai contoh, pada periode tahun 1950an pendekatan “Diferensiasi Produk” merupakan pendekatan yang paling banyak digunakan dalam dunia marketing.

Apa kelebihan dari pendekatan STP? Pendekatan STP sangat berguna dalam membuat sebuah rencana komunikasi pemasaran karena sangat membantu produsen (penjual) untuk memprioritaskan proposisi yang tepat untuk kemudian dapat mengembangkan sehingga dapat menyampaikan pesan yang bersifat “personal” dan relevan terhadap customer/pelanggan yang berbeda-beda.

Dari sini dapat kita lihat bahwa yang paling diutamakan adalah pendekatan terhadap komunikasi personal terhadap tiap individu dibandingkan dengan pendekatan klasik dimana pendekatan lebih berfokus terhadap produk.

Efektifitas yang bersifat komersial lebih diutamakan dalam pendekatan STP. Hal ini bertujuan agar dapat memilih “segmen pasar” yang tepat dan kemudian mengembangkan “Marketing Mix” dan “Product Positioning” strategi yang jitu untuk setiap segmennya.



Penerapan Segmentation, Targeting and Positioning dalam Komunikasi Digital


Metode pendekatan STP juga sangat tepat digunakan untuk pemasaran digital (digital marketing) yang lebih praktis. Sebagai contoh menerapkan brand marketing yang komunikatif yang akan sangat membantu mengembangkan komunikasi yang relevan.

Tidak dapat dihindari bahwa kemajuan media digital khususnya sosial media menawarkan alternatif baru sehingga dapat menargetkan customer baru yang sebelumnya tidak tersedia. Walaupun demikian dibutuhkan usaha yang khusus agar dapat mencapat hal ini semisal:

  • Mencari dengan spesifik kemudian membandingkan dengan produk apa saja yang membuat customer tertarik untuk membeli.
  • Ketertarikan khusus berdasarkan hobby atau minat. misalnya grub-grub di facebook seperti grub facebook pecinta motor, grub alat olahraga, grub alat komputer.
  • Menargetkan pelangan berdasarkan data-data kontak pribadi semisal alamat email, akun facebook atau instagram.


Nah demikian Mengenai pendekatan Segmentation, Targeting and Positioning.  Untuk contoh penerapannya akan dimuat di tulisan selanjutnya.